Kegiatan pembelajaran di Taman Kanak-kanak sebaiknya mengutamakan bermain sambil belajar, karena secara alamiah bermain dapat memotivasi anak untuk mengetahui sesuatu lebih mendalam dan dapat membantu dalam mengembangkan motivasi belajar. Guru memiliki peranan penting dalam membantu anak agar dapat membangun konsep dengan baik, sehingga secara komprehensif dapat mengembangkan motivasi belajar anak usia dini
Salah satu bentuk permainan yang dapat dipergunakan adalah permainan anak tradisional. Berdasarkan hal tersebut, pada tanggal 6-7 Mei 2017, 
Program Studi Pendidikan Guru-Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Dhyana Pura mengadakan pengabdian masyarakat berupa Pengadaan kegiatan Workshop Permainan Tradisional Bali di Desa Pemecutan Kaja Denpasar. Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh ibu Putu Indah Lestari, S.P., M.Pd dengan anggota Elizabeth Prima, S.Th., M.Pd, dan Ni Made Diana Erfiani, S.S., M.Hum. Dalam workshop ini mendatangkan Pakar sekaligus Praktisi senior di bidang Permainan Tradisional Bali, ialah I Made Taro (74).
Begitu banyak pesan-pesan moral yang bisa disampaikan melalui permainan tradisional yang dapat diajarkan kepada anak-anak. Pengenalan terhadap kehidupan sosial sejak dini, yang dipadu dengan berbagai jenis permainan tradisional yang menuntut kesigapan, kebersamaan dan kreatifitas anak, diharapkan mampu menjadi pondasi awal bagi mereka dalam menatap masa depan.